Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are
I had to find you, tell you I need you
Tell you I set you apart
Tell me your secrets, and ask me your questions
Oh let's go back to the start
Running in circles, coming up tails
Heads on a science apart
Nobody said it was easy
It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard
Oh, take me back to the start.
I was just guessing at numbers and figures
Pulling the puzzles apart
Questions of science, science and progress
Do not speak as loud as my heart
And tell me you love me, come back and haunt me
Oh and I rush to the start
Running in circles, chasing our tails
Coming back as we are
Nobody said it was easy
Oh it's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be so hard
I'm going back to the start
Coldplay really made my day.. so blue.
02/03/12
Posted by
rtrwulansari
at
3:16 PM
0
comments
01/03/12
"Aku sudah muak dengan segala memori ini.
Kemarilah,aku yakin kamu yang akan membangunkanku dengan pelukan pada suatu pagi.
Ya?"
I have no idea about those words, God. But what i know for sure, i really wanna meet up. Whatever it takes.
Posted by
rtrwulansari
at
11:45 AM
0
comments
surat kangen
14/02/12
dear ibuk,
aku kangen ibuk. padahal baru kemarin pagi ibuk berangkat ke Gorontalo untuk perjalanan dinas. terhitung baru satu setengah hari. tapi kangennya berasa menahun. biar aku tau besok malam ibuk sudah ada di rumah. kangen ini lebay tapi nyata. dimaafkan yah.
setengah jam yang lalu aku baru saja selesai nonton serial tv. episode kali ini cerita tentang anak yang mengira mamaknya marah padanya, lalu dia kabur dari rumah. mengira mamaknya sudah tidak peduli dengannya, sehingga selalu menolak pulang walau dijemput oleh bapak dan saudara-saudaranya. dan blablabla pokoknya akhirnya happy ending deh. tanpa terasa air mataku meleleh. aku ingat ibuk. aku makin kangen ibuk.
ibuk, jaga kesehatan ya. aku tahu ibuk pekerja keras. ibu rumah tangga merangkap pegawai pemerintah. menurutku tidak ada yang lebih melelahkan dari itu. bangun paling awal, disempatkan memasak untuk sarapan 7 penghuni rumah, membersihkan rumah, dan sebagainya di pagi hari. padahal di malam harinya ibuk belum tentu cukup tidur. tengah malam aku masih sering memergoki menghitung keuangan atau bahkan menyetrika. di malam yang lain, di atas jam 9, ibuk belum juga pulang sejak pagi. entah rapat, atau hanya sekedar menunggu bapak selesai lembur, karena ibuk lebih sering pulang bersama bapak. belum lagi jika ada jadwal olah raga dengan orang-orang pemerintah yang gila kerja itu. belum habis subuh ibuk sudah rapi dan siap keluar rumah, tentu dengan rutinitas yang aku sebutkan sebelumnya. aku tahu ibuk sering susah tidur. makanya ibuk sering tengah malam masih saja menandatangani berkas. ibuk juga gampang bangun. apalagi kalau aku suka menyelinap ke kamar ibuk karena nggak betah melek sendirian. sampai akhirnya harus satu kasur bertiga dan tentu buat tidurmu kurang nyaman. apa rasanya jadi badanmu buk?
ibuk, jaga kesehatan ya. ibuk sering batuk. kalau sudah batuk pasti tangan yang ganti fungsi untuk bicara, pukul sana pukul sini tunjuk sana tunjuk sini, sambil mukanya merah, sambil terus batuk. sepertinya keturunan. obat apapun tidak manjur. alergi katanya. tapi menurutku itu karena faktor emosi. ibuk memang suka marah-marah. tempramen sekali. mungkin aku yang paling sering berantem dengan ibuk, paling sering menyulut emosi. ibuk emosi sedikit, langsung batuk. aku jadi semakin jengkel dan kasihan kalau sudah begitu. ibuk susah sekali dikasih tau. sama kaya aku. dinasehati supaya lebih sabar biar batuknya nggak gampang keluar malah marah. duh.
ibuk, jaga kesehatan ya. kami terlantar kalau ibuk sakit. masih ingat dulu waktu aku, jengti, dan bapak berturut-turut sakit cacar tanpa jeda waktu. cuma ibuk yang ngga tertular karena cuma ibuk yang golongan darahnya berbeda (katanya gitu sih). ibuk yang semakin mondar-mandir mengurusi orang-orang sakit ini dan sekala pekerjaan di rumah dan di kantor. biar di rumah sudah ada pembantu tetap ibuk yang pegang dapur. masih ingat dulu setiap aku diopname, ibuk yang sering jaga di rumah sakit. begadang menungguiku tidur, terbangun kalau aku gelisah demamku naik atau cuma mau ke kamar mandi. aku bahkan tidak tahu kapan ibuk sempat tidur nyenyak padahal paginya tetap harus ke kantor, siang/sorenya kembali ke rumah sakit sambil membawa pulang pekerjaan kantornya. dan tidak lupa makanan kesukaanku. ibuk jangan sakit ya.
ibuk, jaga kesehatan ya. ibuk orang baik. ibuk orang cerdas. ibuk cantik. ibuk sempurna. beruntung bapak bisa dijodohkan sama ibuk. aku takut orang seperti ibuk cepat-cepat disuruh pulang sama Tuhan. aku belum siap. aku belum sesempurna ibuk. jangan pergi dulu ya buk.
ibuk, maafin aku ya buk. atas apapun yang pernah bikin ibuk sakit ati, kecewa, ngga puas. segalanya. doakan aku bisa sesempurna ibuk ya. aku pasti bisa, dengan doa ibuk.
ibuk, trimakasih ya. atas nasihatnya, didikannya, teladannya, nafkahnya, cintanya. i love you, buk. muah.
ibuk, cepet pulang. tapi tetep hati-hati di mana pun ibuk sekarang. ibuk harus pulang. harus. semuanya kangen sama ibuk.
sungkem,
si bontot yang cantik dan merepotkan. :')
Posted by
rtrwulansari
at
5:49 PM
0
comments


